Tertangkapnya Kepala Satuan Kerja Khusus Migas Rudi
Rubiandini dan seorang high rangking official dari Kernel Oil Ltd oleh Komisi
Pemberantasan Korupsi Rabu kemarin bagai petir di siang bolong. Bagaimana
mungkin seorang guru besar kampus ternama di Indonesia bisa terseret kasus,
entah suap atau gratifikasi.
Dari situ, terungkap pula nama sebuah trading
company dan juga pengolahan minyak mentah Kernel Oil Ltd, seperti yang dikutip
dari sejumlah media massa ternama. Namun motif pemberian gratifikasi sebesar
$700.000 saat ini masih terus ditelusuri KPK.
Kernel Oil merupakan sebuah perusahaan trading yang
berbasis di Singapura. Apa ya kira-kira urusannya dengan SKK Migas? SKK Migas memang
memiliki kewenangan untuk menunjuk penjual dan pembeli dalam pembelian crude,
kondensate, gas ataupun LNG. Apakah ada kira-kira hubungannya gratifikasi tsb
dengan penunjukan pembeli? Tentunya hanya Rudi, Simon (dari Kernel), Deviardi
(pelatih golf pribadi Rudi) dan juga Tuhan yang tahu.
Industri migas memang sangat licin, selicin minyak.
Kalau tidak benar-benar kuat iman dan takut Tuhan, bisa-bisa orang yang
menggeluti bidang tersebut tergelincir karena tak tahan godaan fulus yang
jumlahnya ratusan dollar.
Tak heran KPK pun mengungkapkan bahwa lembaganya
akan focus pada sektor migas. Tahun 2011 KPK bisa menyelamatkan Rp 153 triliun
potensi kerugian negara akibat membenahi sistem lifting minyak. KPK menengarai
bahwa praktek suap sudah berlangsung lama, sejak masih berbentuk BPMigas.
Bahkan hasil kajian KPK di bidang pencegahan menyebutkan adanya dugaan adanya
kartel minyak dan gas.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Energi dan Sumber
Daya Mineral Jero Wacik meminta KPK membongkar praktek tersebut jika memang
ada. Semoga saja tantangan Wacik tersebut terbukti dengan tidak ditemukannya
praktek kolusi, suap dan juga korupsi di lingkungan ESDM.
Soalnya bukan tidak mungkin praktek percaloan juga
muncul di industri migas lainnya, misalnya seperti kasus perpanjangan kontrak,
lelang wilayah kerja, dll.
Melihat hal tersebut, sudah selayaknya praktek
makelar di industry migas dibenahi. Jangan biarkan perusahaan-perusahaan yang
tidak memiliki kemampuan mampu bercokol di bidang ini. Serahkan saja semuanya
kepada perusahaan-perusahaan terpercaya, seperti Total, Pertamina, Inpex,
Chevron, Medco, dll.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar